Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 September 2010

Ketika Aku Harus Memilih

Ketika Aku Harus Memilih:

Aku pernah berfikir, bahwa setiap manusia pasti ingin memiliki seorang kekasih. Kekasih yang akan terus bersamanya, sehidup semati, dalam suka maupun duka tak akan terpisahkan. Sekarang, aku memilih amal sholeh sebagai kekasihku. Karena ternyata hanya amal sholeh-lah yang akan terus menemaniku, bersamaku, bahkan menemaniku dalam kuburku, kemudian amal sholehku pula lah yang menemaniku menghadap Allah.

Aku pernah berfikir, setiap manusia pastilah punya goresan masalah dengan manusia lain, sehingga wajar jika manusia memiliki musuh masing-masing.  Kini aku memilih menjadikan setan sebagai musuh utamaku, sehingga aku lebih memilih melepaskan kebencian, dendam, rasa sakit hati, dan permusuhanku dengan. manusia lain.

Aku pernah selalu kagum pada manusia yang cerdas, dan manusia yang berhasil dalam karir, atau kehidupan duniawinya. Sekarang aku mengganti kriteria kekagumanku  ketika aku menyadari bahwa manusia hebat dimata Allah, adalah hanya manusia yg bertaqwa. Manusia yg sanggup taat kpd aturan main Allah dlm menjalankan hidup n kehidupannya.

Dulu aku akan marah dan merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang lain berlaku zhalim padaku, menggunjingkan aku, menyakiti aku dengan kalimat kalimat sindiran yg disengaja untuk menyakitiku. Sekarang aku memilih utk bersyukur dan berterima kasih, ketika meyakini bahwa akan ada pahala dr mereka untukku jika aku mampu bersabar... Dan aku memilih tidak lagi harus khawatir, karena harga diri manusia hanyalah akan jatuh dimataNya, ketika dia rela menggadaikan dirinya untuk mengikuti hasutan setan.

Dulu aku yakin, dgn hanya khatam Al Qur'an berkali kali maka jiwaku akan tercerahkan. Kini aku memilih untuk mengerti dan memaknai artinya dengan menggunakan akalku, dengan mengaktifkan qolbuku dan mengamalkannya dalam keseharianku, maka pencerahan itu baru bisa aku dapatkan.

Ketika aku harus memilih...bantu aku Yaa Rabb, utk selalu memilih yg benar dimataMu
Kiriman dari Pak Mul Bossku

Hidup itu Seperti Buku

Hidup manusia seperti sebuah buku. cover depan adalah tgl lahir. cover belakang adalah tgl kematian.Tiap lembarnya, adalah tiap² hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan.Ada buku yg tebal,ada buku yg tipis.Ada buku yg menarik dibaca,ada yg tidak sama sekali.Sekali menulis, tidak akan pernah berhenti sampai selesai.Yg hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru dan tiada cacat. Sama dengan hidup kita,seburuk apapun kemarin,Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita. Kita selalu diberi kesempatan yg baru utk melakukan sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya, memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita yg sudah ditetapkanNya untuk kita masing². Terima kasih Tuhan utk hari ųğ baru ini.Nikmatilah dan isilah halaman buku kehidupanmu dgn hal² yg benar.Dan jangan lupa, untuk selalu memohon kepada Tuhan, agar selalu dibimbing tentang apa yg harus ditulis tiap² harinya.Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupanmu selesai, engkau didapati sebagai pribadi yg berkenan kepadaNya dan meninggalkan kenangan yg baik..Dan buku kehidupanmu layak untuk dijadikan teladan bagi generasi setelahnya.Selamat menulis di buku kehidupanmu, dengan tinta cinta dan pena kebijakan. Amien.

Kiriman dari upline ku Awi
Powered by Telkomsel BlackBerry®